Mitos-Mitos tentang Hamil saat Menstruasi yang Kedaluwarsa

Jika suatu hal sudah berakar kuat dan diyakini masyarakat itu memang sulit diubah pandangannya. Salah satu yang masih dianggap mitos adalah hal-hal seputar hamil saat menstruasi. Kebanyakan pasti akan bertanya, “Apa benar bisa?” Lalu menyangkal dengan bilang, “Ah, tidak mungkin.” Berikut mitos yang masih beredar sekaligus faktanya.

Orgasme Itu Syarat Wajib untuk Hamil

Benarkah perempuan yang tidak orgasme saat berhubungan intim itu tidak bisa hamil? Faktanya, orgasme itu semacam hadiah. Namanya juga hadiah, pasti bisa menyenangkan hati pemiliknya. Tapi orgasme bukanlah standar untuk menentukan seseorang bisa hamil saat haid atau tidak. Sebab, meski sperma hanya sedikit yang memasuki rahim, tetap bisa hamil.

Misionaris adalah Satu-satunya Gaya Seks agar Bisa Hamil

Faktanya, gaya misionaris itu memang paling melegenda ketimbang gaya lainnya. Akan tetapi, apa pun gaya berhubungan intim yang Anda terapkan itu bisa memungkinkan untuk hamil. Kuncinya, apakah terjadi penetrasi serta ejakulasi atau tidak. Jika tidak, memang kemungkinan besar tidak akan menghasilkan pembuahan.

Kalau Lagi Menyusui itu Tidak Bisa Hamil

Benarkah? Sayangnya tidak benar. Itulah kenapa sekarang masih banyak yang bisa hamil berturut-turut, padahal masih menyusui. Seorang wanita mayoritas bisa melahirkan lagi setelah 1,5 tahun di kelahiran sebelumnya. Artinya, kemungkinan untuk bisa hamil saat menyusui masih besar. Sebab, masa ovulasi perempuan yang lagi menyusui itu lebih lama.

Menelan Sperma Itu Bisa Bikin Subur

Baik saat Anda lagi haid maupun tidak, praktik menelan sperma itu tidak ada hubungannya dengan proses kehamilan. Fakta bahwa sperma itu mengandung protein dan nutrisi baik untuk tubuh memang benar. Tapi untuk hamil saat menstruasi itu tidak berpengaruh sama sekali. Jadi, apakah boleh menelan sperma? Semua keputusan ada di tangan Anda.

Praktik menelan sperma hanya marak ada di film biru. Sedangkan di kenyataan, bisa jadi Anda akan merasa risih dan mual. Bukankah itu bukan kabar baik? Jadi, tidak ada satu penelitian pun mengatakan, bahwa dengan menelan sperma bisa bikin subur.

Agar Bisa Hamil, Hubungan Intim Tidak Cukup Sekali

Faktanya, seseorang bisa hamil hanya dengan sekali berhubungan intim. Tapi ada pengecualian untuk sperma yang tidak sehat. Sebab, meskipun hanya sekali, jika sperma dari pasangan Anda sehat, maka sudah bisa menghasilkan kehamilan. Ditambah lagi jika Anda berhubungan intim ketika berada di masa-masa subur.

Sperma yang Menempel di Kulit Bisa Bikin Hamil

Untuk bisa hamil, butuh perjuangan dari sperma agar bisa berenang dengan bebas menuju sel telur. Jadi, mana mungkin bisa hamil jika sperma hanya menempel di kulit? Sebab, pembuahan hanya terjadi jika sel telur bertemu dengan sperma.

Hamil saat menstruasi memang tidak bisa dideteksi dengan mudah. Sebab, kebanyakan perhitungan kehamilan pada umumnya dilakukan setelah sebulan atau dua bulan usai pembuahan. Itu pun tidak persis terjadi pada hari-H. Apakah Anda ingin membaca artikel seputar ibu hamil lainnya? Silakan kunjungi Orami karena banyak solusi di sana.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*